Minggu, 24 April 2011

Genre

Baru saja lagu-lagu hits boyband indo jaman saya SMP - SMA diputer ulang di zona 80.
Acara musik milik salah satu tv swasta.

inikah namanya cinta ah ah, inikah cinta, uh uh... ME dab..
katakan lah oh kasih, getaran cinta yang ada dihatiku.. Coboyy.. Ali..Gilberttt...
hahahaha...

Kalau ingat saat itu, saya sering malu apabila ketahuan teman-teman menyanyikan lagu2 boyband indonesia. Karena dianggap lagu cewe, menye-menye tidak cocok bagi cowo yg harusnya memilih dewa, slank ato bon jovi.
Meskipun syairnya juga ttg cinta dan kasih sayang, sama juga toh?

Itulah pilihan, ada keberanian untuk memilih lagu dan selera sendiri. Atau akan mengikuti selera dan preferensi dari lingkungan yang biasanya akan disebut lazim ato pantas.
Kalo misalkan boleh masa itu diulang, saya pasti berani utk menyanyikan lagu2 boyband itu. bagus kok, ga salah. kenapa harus malu?

Tapi keberanian itu muncul dalam usia saya sekarang, dimana cara berpikirnya sudah beda. Harusnya bisa lebih logis, realistis dan komprehensif. Tidak hanya berdasarkan teman kanan kiri atau pertimbangan2 sesaat.
Meskipun saya juga tidak bisa memaksakan kepada anak-anak smp jaman sekarang mengenai jalan pikiran ini.
Jamannya beda om, itu tebakan saya akan jawaban mereka.

Ya begitulah anak jaman, semua orang akan hidup dan memiliki jamannya masing-masing. Dan semua akan belajar dari setiap kesalahan dan perbuatan yg dilakukan, agar bisa teliti dan mengambil hikmah.

Kembali ngomongin boyband, keliatannya era kejayaan New Kid On The Block, Trio Libels dan Boys II Men mungkin akan hadir kembali di Indonesia. Diharapkan dari kemunculan grup boyband seperti Smash, 7Icon dll akan memberi warna baru dalam blantika musik tanah air setelah cukup lama tertindas dalam nuansa Pop Melayu.

Sekedar pesan buat calon bintang masa kini, kalian artis, public figure, bukan hanya tools. Berikan contoh yg baik bagi penggemar kalian karena itu resiko yg didapat dari terkenal dan menjadi panutan bagi orang lain.

Sebelum kepala dan mata cenat cenut, kita tutup dulu.

I heart You